Perjalanan Beasiswaku #1: Cara Mendaftar Kampus & Tips Motivation Letter

Juli 17, 2023

 Perjalanan beasiswa Belanda

Sebelum mendaftar beasiswa, sebaiknya kamu sudah diterima di kampus tujuanmu dulu. Meskipun tidak semua mewajibkan, tapi ini sangat memperbesar peluangmu untuk mendapat beasiswa. Jadi, setelah mengantongi sertifikat IELTS, aku akhirnya mendaftar ke kampus tujuanku, University of Twente

Baca juga:

IELTS vs TOEFL? Baca ini biar Ngga Bingung Pilih yang Mana

Tips Persiapan IELTS untuk Berburu Beasiswa

 Kenapa aku memilih kampus ini? Karena setelah kepo sekian lama, aku merasa kalau di kampus ini, aku bisa betul-betul fokus mempelajari aplikasi psikologi di desain teknologi. Sesuatu yang tidak bisa kutemui di jurusan psikologi manapun di Indonesia. 

 Baca juga:

Psychology in AI Part 1: Why Humans & Automated Cars are Not (Yet) A Good Team 

Psychology in AI Part 2: Can Artificial Players always Beat Humans in a Complex Language Game?

 Tapi kalau kamu belum tahu kampus mana yang akan kamu daftar, kamu kudu sering kepo QS Universities Rankings buat ngerti peringkat-peringkat kampus dunia. Habis itu, jangan lupa buat rajin kepo web kampus masing-masing juga ya. Kali ini, aku fokus menceritakan pengalamanku daftar University of Twente aja.

1. Langkah mendaftar

a. Kunjungi websitenya

Langkah pertama, tentu saja kunjungi website University of Twente. Klik bagian "education", terus pilih program apa yang ingin kamu daftar. Misalnya kamu tertarik mendaftar program master, ya klik aja. Habis itu, pilih deh fakultas apa. Karena aku ingin mendaftar psikologi, aku klik di bagian Social Sciences, terus klik Psychology

Deadlinenya sih biasanya 1 Mei di tahun ajaran kamu ingin kuliah. Tapi kalau kamu ingin mendaftar beasiswa, sebaiknya Desember di tahun sebelumnya, kamu sudah mendaftar karena deadline beasiswanya biasanya antara April- Mei.

b. Melakukan eligibility check

Nah, setelah terbuka, kamu wajib melakukan eligibility check dulu untuk memastikan apakah dari ijazah yang kamu punya sebelumnya, kamu bisa langsung mendaftar master programme atau harus ikut pre-master dulu selama 6 bulan. Nah tapi sayangnya, program pre-master ngga ada beasiswanya. Jadi kamu harus bayar mandiri. Tapi kalau kamu eligible, kamu bisa langsung lanjut ke tahap selanjutnya.

c. Pilih spesialisasi jurusan

Di tahap selanjutnya, kamu harus memilih spesialisasi jurusan yang kamu minati. Iya, di University of Twente, kamu tidak belajar teori secara umum lagi, tapi topiknya sudah sangat spesifik. Nah, karena aku mendaftar psikologi, ada 5 spesialisasi yang ditawarkan disini:  

1. Conflict, Risk & Safety

2. Health Psychology & Technology

3. Human Factors & Engineering Psychology 

4. Educational Psychology

5. Positive Clinical Psychology & Technology 

Kamu bisa pelajari lagi dulu spesialisasi mana yang cocok dan menarik buat kamu. Kalau aku, aku ambil yang Human Factors & Engineering Psychology. 

 d. Melakukan admission

Kalau udah bener-bener yakin, bisa lanjut ke tahap selanjutnya yaitu admission. Klik yang "For international students". Habis itu, siapin berkas-berkasnya. Contoh dokumen yang harus disiapkan bisa dilihat disini

Ada dokumen yang harus discan seperti: paspor, ijazah, transkrip, sertifikat IELTS/TOEFL. Ada juga dokumen yang harus diupload dalam bentuk PDF seperti: informasi detail tentang semua mata kuliah yang diambil di jenjang pendidikan sebelumnya (termasuk daftar buku dan literaturnya), abstrak skripsi/tesis, motivation  letter (max. 2 halaman A4), CV (pakai format Europass), financial statement (berisi tentang penghasilan dan sumber danamu selama besok kuliah), reference letter (di jurusanku ngga wajib), dan bukti application payment (untuk beberapa jurusan, jurusanku ngga bayar).

Semua dokumen wajib berbahasa Inggris, Belanda, Jerman atau Perancis. Jadi, kalau ada dokumen yang masih dalam bahasa Indonesia, kamu harus terjemahin dulu di penerjemah tersumpah (biar sekalian bisa buat ngurus visa). Ini list penerjemah tersumpah yang diakui oleh kedutaan. Kalau sudah lengkap semua, bisa klik "APPLY NOW", terus ikuti langkah-langkahnya aja.

2. Tips untuk motivation letter

a. Fokus ke alasan mendaftar dan penghargaan yang kamu raih di paragraf pertama

Ini paragraf pertama dari motivation letterku:

I am writing to apply for the Master in Psychology programme specializing in Human Factors and Engineering Psychology. I believe that studying at the University of Twente will allow me to get necessary skills, knowledge, and partners to become a professional technology developer and a psychology lecturer since the university is a pioneer in interdisciplinary research. 

I received a research funding and 3 academic scholarships from the Ministry of Research, Technology and Higher Education of the Republic of Indonesia during my undergraduate study. The Ministry gave me full funding because I focused on finding the right interventions to decrease the level of internet addiction tendency in Indonesia.

b. Jelaskan produk/program yang ingin kamu kembangkan di paragraf kedua

 Ini paragraf kedua yang aku tulis:

I started my explorations in human-gadget interactions in my first year of undergraduate study. I see that Indonesia is an emerging market for technology where almost all of the people in Indonesia regardless of their age have their own gadgets. 

It brings a lot of benefits to Indonesia but also gives numerous negative impacts at the same time. I found out that low parental supervision on gadget usage was the main reason for psychological problems and crimes in Indonesian children. 

Therefore, I am trying to design a family-friendly gadget by using a fingerprint-based age detection that convert a fingerprint to a binary image which then connected to its operating system. The gadget will automatically block inappropriate contents based on the age regulation, therefore the parents do not have to feel worried about their children.

c. Jelaskan hambatan yang kamu alami untuk mewujudkan produk/program yang kamu rencanakan dan caramu menghadapinya di paragraf ke tiga

Ini paragraf ketigaku:

I have been considering psychological aspects in developing technology since 2013. But, I still have limited access to get relevant references and/or to find any partner for it in Indonesia since it is not yet considered as a priority to the most of Indonesians. 

I did not write a thesis related to engineering psychology or gadget because I had limited funding and I had a contract with my supervisor that I should do a sociocultural study for my thesis. Although I have some difficulties to study human factors and engineering psychology in Indonesia, I always struggle to make my ambitions come true. I am willing to take some 4 hour journeys just to look for some relevant references in some other cities.

d. Jelaskan rencana kedepanmu di paragraf terakhir

Ini paragraf terakhirku:

My dedications above have impressed everyone. I was trusted to become a research assistant to develop a conducive research environment. I also have got an offer to become a lecturer at my university since I was in my seventh semester of undergraduate study. 

The Master’s degree from the University of Twente is crucial for my career and educational growth due to the fact that the Ministry of Research, Technology and Higher Education of the Republic of Indonesia has already set a standard that only people with master’s degree are allowed to become a lecturer in Indonesia.

Nah, itu tadi penjelasan langkah-langkah mendaftar University of Twente dan beberapa tips membuat motivation letter dariku. Semoga membantu. Di postingan selanjutnya, aku akan menjelaskan langkah mendaftar beasiswa yang aku terima. Tetap semangat, berusaha dan jangan lupa berdoa untuk memperjuangkan mimpimu ya.


You Might Also Like

1 comments

  1. Mantep nih ada contoh motivation letternya, kadang memang suka bingung bagian ini kalau udah ada dalam proses pendaftarannya itu. But thanks for information.

    BalasHapus

Popular Posts