Tips Belajar IELTS untuk Berburu Beasiswa

Juli 07, 2023

 

Tips Belajar IELTS

1. Kenapa harus lolos IELTS Academic?

Well, mungkin sudah menjadi rahasia umum kalau bahasa Inggris dan tetek bengeknya menjadi salah satu momok terbesar buat kita orang Indonesia. Tapi, ya mau gimana lagi? Kita WAJIB meyakinkan pihak kampus bahwa kemampuan bahasa yang kita miliki tidak akan menghambat progres studi kita. 

Biasanya, kampus minta total skor minimal 6,5 dengan skor di semua band tidak boleh ada yang di bawah 6.  Tapi, pastikan tes yang kalian daftar adalah yang academic ya, bukan yang general training.

Baca juga: 

IELTS vs TOEFL? Baca ini biar Ngga Bingung Pilih yang Mana 

Perjalanan Beasiswaku #1:  Cara Mendaftar Kampus & Tips Motivation Letter

2. Rekomendasi tempat kursus persiapan

 Sebenarnya cara terbaik untuk mengejar skor tinggi adalah les. Ya tapi kaum mendang-mending seperti aku ini tentunya mikir-mikir. Soalnya MAHAL. Biaya tesnya sendiri (belum termasuk les), udah sekitar 3 juta soalnya. Tapi kalau ada yang tertarik buat les, aku kasih gambarannya juga ya. 

Di British Council, biaya lesnya mulai sekitar 3,6 juta (buat 1 band skill aja). Kalau di IALF, biayanya lebih murah sih, antara 4 - 4,5 juta. Nah, kalau di LIA, lebih murah lagi. Cuma 1,95 juta untuk 3 bulan, dengan biaya pendaftaran 150 ribu. Detail perbandingannya bisa dicek sendiri di link-link yang sudah kusematkan ya.

3. Persiapan IELTS untuk budget terbatas

Nah, untuk kalian yang punya budget sangat terbatas sepertiku, jangan memaksakan diri untuk les.  Karena kita tetap butuh talangan tabungan untuk bertahan hidup sebelum beasiswa cair. Nanti di postingan lain kujelaskan kenapa ini penting ya. Terus apa aja yang kulakukan untuk belajar IELTS?

 a. Beli buku kumpulan soal

Beli buku kumpulan soalnya Pak Barron yang Barron's IELTS Practice Exams adalah keputusan terbaik yang pernah aku buat. Padahal penulisnya Pak Lin Lougheed ternyata WKWK. Sumpah ya, nyesel banget aku baru kenal bukunya selama 3 bulan sebelum tes. Harganya emang mahal, tapi worth it buat dibeli karena ada kunci dan pembahasan lengkapnya juga. 

Jadi, selama 3 bulan itu aku latihan ngerjain soal-soal di buku ini pakai aturan waktu IELTS asli. Dan tentunya, di latihan-latihan awal aku merasa payah banget. Tapi ya tidak masalah, kan orang hebat adalah orang payah yang tidak menyerah to?

Kalau tertarik sama bukunya Pak Barron, bisa dibeli di Gramedia ya. Biasakan beli yang asli ya, jangan yang bajakan. Niat baik harus diwujudkan dengan cara yang baik juga to?

b. Ngerjain soal-soal listening dari YouTube

Aku menyadari aku sangat kurang di band listening. Karena waktu itu, aku cuma bisa denger wasweswos tok tiap dengerin native speaker ngomong. Jadi, aku butuh latihan soal listening tambahan. Waktu itu, aku latihan dan belajar dari YouTubenya The IELTS Listening Test. Dan ini sangat membantu.

c. Latihan Speaking pakai AI

Well, kalau kata Peraitha Dewi di TikToknya, kalian bisa coba Speechace sih buat latihan speaking. Aku sih dulu ngga pakai cara ini. Zaman dulu belum zaman serba AI begini, Shay. Andai udah ada dari dulu kan makin enak hidupku yak WKWK. Bersyukurlah anak-anak generasi sekarang (padahal aku juga belum tua-tua banget haha).

d. Nontonin BBC Learning English buat nambah vocab 

Jadi nanti tuh konsepnya kaya kita nonton podcast gitu. Nanti pembawa acaranya nunjukin contoh berita yang ada vocab advanced Englishnya. Nah, habis itu mereka jelasin maksud katanya apa dan gimana penggunaannya gitu. Durasinya biasanya sekitar 6 menitan. Ini contohnya.

e. Dengerin YouTube Jordan Peterson

Selain dengerin BBC Leraning English, kalian juga bisa dengerin Jordan Peterson untuk menambah vocab for academic English. Kalau kalian melakukan ini, bisa sekalian sambil menyelam minum air. Why? Beliau adalah seorang dosen yang sangat terkenal di bidang psikologi, jadi selain memperkaya kosa kata, kalian juga bisa sekalian belajar soal kesehatan mental. 

Memperhatikan aspek kesehatan mental sebelum ke luar negeri adalah hal yang sangat penting untuk dilakukan. Nanti di postingan lain akan aku bahas secara lebih mendalam ya.

 

Baiklah, itulah tadi tips-tips hemat persiapan IELTS dari aku. Semoga bermanfaat ya. Dan semoga langsung lolos sekali coba. Tapi, disini aku juga perlu menggarisbawahi nih. Bisa lolos IELTS tidak sama dengan bisa bertahan hidup di lingkungan akademik yang sesungguhnya. Kalau setelah lolos IELTS kamu terus leha-leha dan malas belajar bahasa Inggris lagi, nanti kamu akan keponthal-ponthal sendiri pas udah beneran kuliah. Jadi, tetep kudu banyak practice ya! See you di postingan selanjutnya ya!

You Might Also Like

0 comments

Popular Posts